Senin, 07 Januari 2019

Pertama, Kali ke Sekian

Hai, selamat tahun baru.
Bagaimana perayaan tahun barumu?
Meriah?
Seru?
Bagaimana dengan resolusi tahunanmu?
Berapa banyak yang sudah terlaksana?
Satu, dua, semua, atau tidak sama sekali?
Haha.

Bagaimana resolusiku?
Ha. Haha. Hahaha.
Sama, berantakan.

Lalu, apa rencanamu di tahun ini?
Menjalankan resolusi yang tertunda, atau membuat resolusi baru (yang mungkin akan dilupakan begitu saja setelah tahun berlalu)?
Ah, tidak perlu gusar seperti itu.
Gagal memenuhi resolusi (yang terlalu muluk) itu manusiawi.
Kamu bukan satu satunya orang yang gagal kan?

Aku?
Apa, rencanaku?
Iya, walaupun lebih banyak gagal daripada suksesnya, aku masih suka membuat resolusi tahun baru. Bertaruh dengan diri sendiri, seberapa istiqamah aku menjalankan niat hati (walaupun kali ini pun aku yakin pasti lebih banyak gagal daripada suksesnya).
Tapi nggak papa lah, aku 'kan nggak bikin resolusi muluk muluk tahun ini.
Malah, aku mau bikin resolusi yang sangat sederhana. Saking sederhananya, resolusiku butuh usaha ekstra supaya bisa terlaksana sempurna. Haha.
(cih, sombong sekali aku hari ini~)

Oke, ini resolusiku tahun ini
1. Sombong lebih sedikit, minder lebih sedikit
2. Belajar ikhlas sebelum kehilangan, bukan hanya pasrah setelah kehilangan
3. Lebih banyak memberi (dan menerima) maaf
4. Mengimani bahwa Tuhan bukan hanya sekumpulan ritual dan bangunan.
Tuhan ada dimana mana, Tuhan bersamaku kemana mana
5. Tersenyum lebih banyak. Tidak tahu lebih banyak

... dan resolusiku jadi makin banyak.
Sombong ya.
Padahal 2 atau 3 poin saja belum tentu terlaksana.
Ah, biar. Yang penting bikin dulu resolusi sebanyak banyaknya. Hahaha ..

satu lagi, resolusi tahunan yang nggak boleh lupa.
menulis, jangan berhenti.
Bercerita, jangan ada jeda.
Tetaplah waras, karena dunia sudah penuh dengan orang yang pura pura gila.

Dan untukmu, yang sudah menyempatkan waktu untuk membaca, tetaplah berbahagia.

Dengan banyak cinta,
Jey / 2019, pekan pertama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar