Selasa, 11 September 2018

Forever Ago

Ada serangkaian peristiwa yang terjadi disini.

Kita adalah pribadi yang terburu buru, pribadi yang berpura pura, pribadi yang khawatir, pribadi yang pemarah, pribadi yang berprasangka, pribadi yang perasa, pribadi yang tidak ingin dianggap lemah, pribadi yang tidak mengakui sebagian dari kebenaran karena alasan tertentu, juga pribadi yang lebih memilih diam saat dikecewakan.

Bisa jadi, kita adalah pribadi yang pemberontak dalam diam.
Kita adalah pribadi yang buruk.
Memarahi semua keadaan dan menilai semuanya adalah penyiksaan kehidupan.
Penyiksaan alam.
Penyiksaan Tuhan.
Setidaknya, bagiku seperti itu.

Kita semua menderita oleh teori teori kehidupan yang kita buat sendiri. Sebagian orang memakinya keras, sebagian lagi membuat luka lukanya jadi layak untuk dinikmati. Sebagian mungkin memaknainya dengan cara yang berbeda.

Kita semua memberi panggung untuk luka luka yang kita buat sendiri. Manusia memang luar biasa untuk ini.

Menjadikan luka sebagai candu yang layak dinikmati sampai mati.

H.
Forever Ago

Tidak ada komentar:

Posting Komentar